Fotografi Minimalis

Amadda Fadhila, GEO101601698, GeoJabar

Member Reguler Geonusantara dengan akun instagram @mudiyea yang terdaftar di Geonusantara pada bulan Oktober 2016.

Abstraksi

Fotografi minimalis menampilkan obyek secara minimal dengan memanfaatkan komponen-komponen dari obyek, baik warna, garis, geometri, maupun tekstur. Tak lepas dari perkembangannya, fotografi minimalis telah berkembang dan dapat dikategorikan ke dalam 5 jenis, yakni less element, permainan warna, small object, geometri sederhana, part of the whole, dan bentuk yang berulang. Pemahaman dasar tentang minimalisme, trik sederhana, serta pemahaman komposisi fotografi dasar sangat menunjang pembuatan fotografi minimalis menjadi menarik. Selain itu, pemberian cerita dan latar belakang pengambilan foto minimalis perlu diperhatikan untuk dapat memberikan nilai lebih dan memicu imajinasi dari penikmat foto.

Pendahuluan

Fotografi Minimalis atau Minimalist Photography merupakan jenis fotografi dengan konsep jumlah objek atau komponen foto (warna, bentuk, garis, tekstur) yang seminimal atau sesedikit mungkin, dan biasanya memiliki “area kosong” yang cukup luas. Meskipun terlihat sederhana, jika diolah dengan baik justru memberikan dampak yang besar atau pesan yang kuat bagi yang melihatnya.

Materi

Fotografi Minimalis memiliki jenis-jenis tersendiri, yakni less element, permainan warna, small object, geometri sederhana, part of the whole, dan bentuk yang berulang.

1. Less Element

Subjek singular dapat menjadi pusat perhatian dalam sebuah foto. Subjek pendukung sekunder juga dapat digunakan untuk meningkatkan komposisi foto, asalkan tidak menjadi pengalih perhatian dari subjek utama yang dimaksudkan.

Contoh Less Element

2. Permainan Warna

Beberapa campuran warna kontras dalam 1 foto dapat membuat daya tarik tersendiri. Apalagi jika warna tersebut membentuk pola atau garis. Foto di bawah ini adalah contoh pola unik pada tembok di Gedung Bandung Creative Hub di Kota Bandung.

Photo 21-12-17 04.50.33
Contoh Permainan Warna

3. Small Object

Subjek utama ditampilkan berukuran sangat kecil dibanding dengan total frame. Tipe small object di bawah ini sering digunakan oleh fotografer minimalis.

Tipe Small Object yang Sering Digunakan oleh Fotografer Minimalis

Selain itu, small object dapat dibantu oleh latar yang menarik perhatian mata.

Latar yang Menarik Mata untuk Small Object

4. Geometri Sederhana

Penggunaan bentuk geometri sederhana seperti lingkaran, kurva, kotak, silinder, persegi panjang, segitiga,dll. Biasanya juga digunakan unsur shadow.

Contoh Geometri Sederhana
Contoh Geometri Setengah Lingkaran

5. Part of The Whole

Saat memotret hanya mengambil sebagian dari penampilan keseluruhan subjek. Tujuannya mempersilahkan orang-orang yang melihat foto kita untuk berimajinasi, menebak-nebak bentuk keseluruhan subjek tersebut. Intinya mempersilahkan pemirsa berimajinasi.

Contoh Part of The Whole

Minimalis fotografi sebetulnya bersifat terbuka dan bebas dalam mengkreasikannya. Namun, tetap mengacu pada aturan minimalis dengan konsep less is more. Berikut adalah tips untuk menghasilkan karya minimalis fotografi.

1. Memahami Minimalisme

Penggunakan komponen dalam jumlah minimum seperti warna, bentuk, garis dan tekstur. Konsepnya tidak mudah untuk dijelaskan, sama seperti melibatkan beberapa pemikiran abstrak dan hal ini dapat diinterpretasikan menjadi banyak hal.

Contoh Gambar Minimalis

Kenapa subjek harus difoto dalam keadaan berbaring? Penafsiran tiap orang yang melihat foto pasti berbeda-beda. Fotografer dari foto ini bermaksud agar subjek berada pada garis lurus lapangan. Mungkin juga ada yang terpikir kalau berdiri negatif space nya akan terganggu karena yang terfoto bukan hanya lapangan saja tapi mungkin akan ada pagar lapangan, langit, dsb.

2. Tetap Sederhana

Mencoba untuk tetap sederhana dalam fotogafi adalah pekerjaan yang tidak selalu mudah untuk dilakukan. Sederhana bukan berarti subjek foto akan terlihat membosankan, maka yang paling penting adalah mencari subjek yang menarik untuk dilihat. Setelah memilih elemen untuk difoto, maka  bayangkanlah subjek dalam keadaan sederhana. Di sinilah kita dituntut untuk menemukan cara yang berbeda dalam membidiknya. Ketika suatu saat kita tidak tahu bagaimana mendekati sebuah subjek, hal ini bisa menjadi sebuah ide yang bagus untuk memulai minimalis fotografi.

Subyek yang Menarik untuk Kesederhanaan

Foto di atas dilakukan oleh fotografer saat baru mempelajari minimalis fotografi. Subjek anak–bapak ini sama-sama pakai baju kuning warnanya kontras dengan latar. Menarik.

3. Negative Space

Selain jumlah objek yang minimal, adanya area kosong yang cukup luas di dalam foto yang mengelilingi objek utama adalah ciri yang menonjol dari foto-foto minimalis. Secara umum area kosongnya lebih besar dari sekitar 70 %. Negative space ini penting membantu meningkatkan point of interest dalam scene.

Penggunaan Negative Space

4. Komposisi

Bagian penting dan mendasar. Tidak ada bedanya dengan jenis fotografi lainnya dalam hal komposisi. Untuk menimbulkan kesan enak dilihat, rule of third tetap digunakan.

Rule of Third dalam Fotografi Minimalis

5. Warna Pelengkap

Pilihan warna kontras dengan objek yang sederhana akan membuat foto yang menarik. Salah satu tip, carilah cahaya yang berfungsi untuk menonjolkan kontras warna dan tekstur bidang atau cari latar dinding yang memang warnanya sudah bagus. Biasanya unsur edit tetap digunakan untuk membuat warna yang sesuai.

Warna Pelengkap di Lapangan Saparua

6. Garis Kuat

Garis horizontal atau vertikal yang kuat memberi komposisi kuat pula, karena akan memberikan struktur yang solid pada gambar. Foto di bawah ini mempunyai garis vertikal dan horizontal. Membuat foto tampak kuat dengan dipadu oleh warna yang cerah.

Penggunaan Garis Kuat

7. Selalu Awas

Selalu membuka mata untuk melihat subjek yang menarik. Perhatikan pola, bentuk geometris, dan warna yang ada.

Foto yang Diambil dari Jendela Hotel Zest

8. Proses

Setelah mendapatkan foto minimalis, sekarang waktunya mempertimbangkan bagaimana foto akan disajikan agar menciptakan sudut pandang yang artistik dan unik sehingga terlihat berbeda namun tetap dikenali keadaan aslinya. Foto di bawah ini diambil di rumah dengan memanfaatkan bayangan dari atap dan sedikit edit latar agar terlihat bersih.

Sudut Pandang Artistik dan Unik

9. Menceritakan Kisahnya

Banyak foto minimalis yang baik dan menarik. Tapi tantangan terbesarnya adalah menceritakan isi foto tersebut. Intinya adalah bagaimana kita membuat orang yang melihat foto kita akan berimajinasi terhadap cerita foto tersebut. Terlihat seperti apa jalan cerita foto di bawah ini?

Cerita dalam Fotografi Minimalis

10. Membangun Kreativitas

Membangun kreatifitas dalam menciptakan minimalis fotografi dapat dimulai dari tempat terdekat. Misal rumah, kantor, maupun sekolah. Tambahannya, sering lihat referensi dari para ahli. Amadda sering mencari referensi dari instagram teman-teman minimalis fotografi yang sudah lebih ahli.

Contoh Foto Minimalis yang Diambil di Rumah

Penutup

Intinya, minimalis fotografi itu memperhatikan sesuatu yang biasa dengan cara yang berbeda agar menjadi luar biasa.

Program Belajar Bersama Keluarga Geonusantara

Edisi Jurnal :

3 Februari 2017

 

Email :                    

geonusantara.org@gmail.com

 

Website :

www.geonusantara.org

 

Dipandu oleh :

Divisi Moderasi dan Representasi Member Geonusantara

 

Moderator :

Ahmad Iwan Sulistyo, Suarna Asria, Windu Fidyanto, Niken Nanda Wulandari, Riyandi, Wanda Switenia, Agus Salim

 

Dokumentasi :

 

Pengurus Pusat Geonusantara

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *